Penggunaan Huruf dalam Aljabar

(Zakapedia). Tentunya, kita semua sepakat bahwa, aljabar sangat diperlukan dalam berbagai cabang matematika, terutama dalam kalkulus. Dalam aljabar, sebuah tetapan atau konstanta yang belum diketahui nilainya yang berupa variable diwakili oleh huruf-huruf. Aljabar menggunakan operasi-operasi aritmetika yang sama seperti, penjumlahan, pengurangan. dan perkalian biasa. Misalnya:

p + p + p = 3p, 
10x - 4x = 6x; 
2m x 3m = 6m2,

Ada banyak bilangan yang tergolong instimewa, seperti bilangan sempurna, dapat didefenisikan dalam istilah-istilah aljabar, sehingga mereka bisa dianalisis lebih jauh lagi. Variabel-variabel seringkali dipakai dalam sebuah persamaan untuk menunjukkan hubungan matematika antara mereka. Misalnya, luas daerah dari sebuah persegi panjang (L) ditunjukkan sebagai: 

L = p x l

di mana p dan l adalah panjang dan lebar persegi panjang tersebut. Penggunaan persamaan-persamaan memungkinkan bagi para ahli sains untuk memperkirakan hasil-hasil seperti besarnya arus dalam sebuah jaringan listrik pada tegangan tertentu atau daya dorong, atau daya angkat, yang diperlihatkan oleh sayap-sayap pesawat pada kecepatan tertentu.

Seperti telah diketahui bahwa yang dimaksud dengan bilangan sempurna adalah sebuah bilangan yang nilainya sama dengan jumlah dari semua faktor dari bilangan itu kecuali bilangan itu sendiri. Misalnya, 6 adalah bilangan sempurna, karena faktor-faktor dari 6 selain 6 itu sendiri adalah 1, 2, dan 3, di mana 1 + 2 + 3 = 6. Demikian pula bahwa 28 adalah bilangan sempurna, karena semua faktor dari 28 (selain 28 itu sendiri) adalah 1, 2, 4, 7, dan 14 sedemikian rupa hingga 1 + 2 + 4 + 7 +14 = 28. Di dalam aljabar, bilangan-bilangan sempurna seperti itu dapat dicari memakai formula:

(2n – 1) (2n-1), di mana n adalah bilangan prima.

Sekian tulisan tentang Penggunaan Huruf dalam Aljabar, semoga bermanfaat.