Sifat Unsur Logam, Non Logam, dan Metaloid

(Zakapedia). Sifat yang dimiliki oleh unsur sangat banyak. Akan tetapi, pada bagian ini hanya akan dibahas beberapa sifat unsur. Pada suhu kamar, beberapa unsur dapat berupa gas, cairan, dan padatan. Beberapa unsur bersifat logam, bersifat non logam, dan bersifat di antara logam dan bukan logam (metaloid). Ada unsur yang keras dan ada yang lunak, ada yang sangat mampat dan ada yang mempunyai kerapatan sangat rendah. Secara umum, unsur dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu logam, non logam, dan metaloid.
 
Sifat Unsur
Logam

Anda tentu pemah melihat salah satu jenis logam, misaInya paku besi, aluminium, kawat tembaga, atau krom pada bumper mobiI. Pada umumnya logam mempunyai sifat fisis, antara lain
  • penghantar listik yang baik,
  • penghantar panas yang baik,
  • permukaan logam mengilap,
  • dapat ditempa menjadi lembaran yang sangat tipis, dan
  • dapat meregang jika ditarik .
Kemampuan meregang dan daya hantar.listrik yang baik dimanfaatkan untuk membuat kawat (kabel). Logam yang banyak dijadikan kawat adalah baja, tembaga, dan kuningan (campuran tembaga dan seng). Beberapa logam bersifat keras dan memiliki titik leleh tinggi. Wolfram (tungsten) mempunyai titik lelehtertinggi, yaitu 3.400 °C (6.150 F). Logam ini digunakan untuk membuat filamen bola lampu. Merkurium (raksa) mempunyai titik leleh terendah, yaitu -38,9 derajat C. Berarti, merkurium berwujud cair pada suhu kamar (± 25°C). Seperti Anda ketahui, merkurium digunakan untuk membuat termometer. Kemampuan logam untuk meregang apabila ditarik disebut duktilitas. Kemampuan logam berubah bentuk jika ditempa disebut maleabilitas (kedapat-tempaan),

Bukan Logam

Kebanyakan unsur bukan logam (selanjutnya disebut bukan logam) kita jumpai dalam bentuk senyawa. Salah satu bukan logam yang banyak dikenal adalah karbon. Grafit dan intan merupakan contoh senyawa yang tersusun atas karbon. Grafit dan intan mempunyai sifat yang sangat berbeda dengan sifat logam. Grafit dan intan tidak mempunyai kilap logam, tidak dapat ditempa, dan tidak dapat dijadikan kawat. Bukan logam yang lain adalah oksigen dan nitrogen. Kedua unsur itu merupakan komponen utama atmosfer. Unsur-unsur tersebut berwujud gas, tidak berwarna, dan tidak berbau. Selain berwujud gas, bukan logam ada yang berwujud cairan dan padatan. Misalnya, bromin berwujud cairan dan iodin berwujud padatan. Bromin dan iodin, sebagaimana oksigen dan nitrogen, bersifat diatomic.

Metaloid

Metaloid (juga disebut logam tanggung atau semimetal) merupakan unsur yang mempunyai sifat-sifat di antara logam dan bukan logam. Contoh metaloid yang paling terkenal adalah unsur silikon. Contoh lainnya adalah arsenik (As) dan stibium (Sb). Unsur-unsur tersebut mempunyai penampilan seperti logam, tetapi warnanya gelap. Hal itu berbeda dengan penampilan logam yang mengilap. Metaloid adalah semikonduktor (penghantar listrik yang tidak sebaik logam). Sifat semikonduktor dipelajari dalam pelajaran Fisika secara khusus. Metaloid banyak diperlukan dalam industri elektronik. Piranti elektronik seperti kalkulator dan mikro komputer memungkinkan dibuat dari bahan-bahan metaloid.

Sekian materi kimia tentang Sifat Unsur Logam, Non Logam, dan Metaloid, semoga bermanfaat. 

0 komentar:

Post a Comment

Kepada para pembaca, jika ada sesuatu yang berkesan maka silahkan berkomentar