Jenis-jenis Proses Sedimentasi

(Zakapedia). Tahuka Anda, Jenis-jenis Proses Sedimentasi? Proses terakhir setelah pelapukan dan erosi adalah proses pengendapan massa batuan atau tanah yang disebut sedimentasi. Proses sedimentasi dapat terjadi di daratan, danau, sekitar sungai, ataupun di pantai. Sedimentasi terjadi jika zat yang mengangkutnya mengalami penurunan kecepatan gerak atau  bahkan berhenti sarna sekali. Sedimentasi dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu sedimentasi fluvial, aeolis, dan marine. 

Proses Sedimentasi
Sedimentasi Fluvial 

Sedimentasi fluvial adalah proses pengendapan materi-materi yang diangkut oleh air sepanjang aliran sungai. Tempat-tempat pengendapan itu, antara lain di dasar sungai, danau, atau muara sungai. Bentuk-bentuk hasil sedimentasi fluvial adalah Delta dan bantaran sungai. Delta adalah endapan di muara sungai baik sungai yang bermuara ke danau atau ke laut. Bantaran sungai adalah daratan yang terdapat di tengah-tengah badan sungai atau pada kelokan dalam sungai sebagai hasil pengendapan. Bantaran sungai biasa ditemukan di daerah hilir sungai yang arusnya sudah sangat larnbat sehingga banyak terjadi pengendapan.

Sedimentasi Aeolis

Sedimentasi aeolis adalah proses pengendapan materi yang dibawa atau diangkut oleh angin. Bentukan alarn hasil pengendapan yang terbawa angin, antara lain gundukan pasir yang terdapat di pantai atau wilayah gurun.

Sedimentasi Marine

Sedimentasi marine adalah proses pengendapan materi hasil erosi yang diangkut dan diendapkan di sepanjang pantai. Hamparan pasir sepanjang wilayah pantai merupakan salah satu bentukan alam hasil sedimentasi marine. 

Sekian materi tentang Jenis-jenis Proses Sedimentasi, semoga bermanfaat.