Situs Pustaka Belajar

Contoh Teks Eksplanasi, Struktur dan Ciri-Cirinya

loading...
Advertisement


loading...

Contoh teks eksplanasi | Inilah contoh teks eksplanasi yang ada diartikel ini akan merupakan contoh teks eksplanasi yang biasa digunakan dalam membuat karya ilmiah untuk menjelaskan mengenai proses terciptanya sesuatu yang terjadi secara alamiah. Kemudian karangan teks eksplanasi sifatnya menjelaskan hubungan logis dari beberapa peristiwa disebut teks eksplanatif atau penjelasan. Pada teks eksplanatif menjelaskan peristiwa timbul karena terdapat peristiwa lain sebelumnya. Kemudian, peristiwa tersebut mengakibatkan terjadinya peristiwa lain sesudahnya. Biasanya teks eksplanasi ditulis untuk bisa menjawab pertanyaan dari kata tanya bagaimana atau mengapa. 

Materi yang diberikan didalam teks eksplanasi mengharapkan siswa bisa memahami struktur teks eksplanasi yang terdiri atas bagian-bagian yang memperlihatkan pernyataan umum, deretan penjelasan, dan interpretasi (interpretasi tidak harus ada). Selain itu, siswa diharapkan juga dapat memahami unsur-unsur kebahasaan yang ada di dalam teks eksplanasi. Siswa juga diajak mengidentfikasi, menganalisis dan mengerjakan latihan tentang penerapan kaidah kebahasaan, seperti konjungsi, kohesi dan kelompok kata.

Contoh Teks Eksplanasi, Struktur dan Ciri-Cirinya



Misalnya, teks eksplanasi yang memuat proses terjadinya pelangi, sebab-sebab terjadinya tsunami dan sebagainya. Struktur teks eksplanasi, yaitu pernyataan umum, penjelasan dan penutup.

Ciri-ciri teks eksplanasi


  • Teks eksplanasi menggunakan kata kerja aksi
  • Teks eksplanasi menggunakan frasa nominal atau frasa adverbial
  • Teks eksplanasi menggunakan nomina umum dan nomina abstrak
  • Teks eksplanasi menggunakan konjungsi waktu dan konjungsi sebab akibat.
Adapun contoh teks eksplanasi yaitu:

Davis, sebuah kota kecil di California, Amerika Serikat, merupakan kota pertama di dunia yang menerapkan peraturan konservasi energi. Penerapan peraturan tersebut memelopori perencanaan ekologis yang mengubah secara radikal beberapa bagian kota. Pada umumnya, jalan-jalan di Davis sempit. Hanya mobil bermesin kecil yang boleh lewat. Itu pun tidak melintasi pemukiman. Disamping itu, sistem transportasi umum berjalan dengan baik. Bahkan, mereka membeli bus tingkat dari London. Setiap penduduk berusaha memperbaiki kualitas hidupnya tanpa merusak lingkungan.
Dalam struktur teks eksplanasi memiliki pola dalam setiap penulisannya yaitu berupa pernyataan umum, deretan penjelasan, dan interpretasi. Nah, tanpa perlu lagi untuk berlama-lama, maka selanjutnya kita berikan contoh teks eksplanasi yaitu sebagai berikut
Contoh Teks eksplanasi mengenai Tsunami
Contoh teks eksplanasi ini akan menjelaskan tentang peristiwa gelombang Tsunami. Berikut contoh teks eksplanasinya:

Tsunami

Tsunami ialah istilah yang diberikan dengan asal usul kata dari bahasa jepang, yaitu “Tsu” dan “nami” dengan memiliki arti yang berbeda dimana Tsu berarti Pelabuhan dan Nami berarti Gelombang. Sedangkan, para ilmuwan kemudian mengartikannya yaitu “Gelombang Pasang” atau Tidal Wave) atau gelombang laut yang diakibatkan oleh adanya gempa atau Seismic sea waves. Tsunami adalah suatu gelombang laut besar yang datang secara cepat dan tiba-tiba menerjang seluruh kawasan pantai. Gelombang Tsunami terbentuk oleh adanya aktivitas gunung merap yang akhirnya meletus pada permukaan bahwa laut. Gelombang ini memiliki ukuran yang besar sehingga dapat mengakibatkan banjir dan akhirnya berujung pada kerusakan disaat menghantam seluruh yang ada adi daratan pantai.

Pembentukan tsunami muncul saat permukaan dasar laut menjadi naik turun pada sepanjang patahan selama terjadi gempa tersebut. Patahan tersebut akan menyebabkan terganggunya keseimbangan pada air laut. Patahan yang besar tersebut akan memunculkan tenaga gelombang yang sangat besar. Kemudian, beberapa saat sesudah terjadi gempa maka air laut menjadi surut. Surutnya air ini terjadi karena pada patahan gempa akan menyerap air tersebut ke dalam patahan dan akhirnya patahan tersebut kemudian bergerak untuk menutup, selanjutnya air akan keluar dari patahan dalam jumlah yang besar dan patahan tersebut akan menghampas keatas sehingga membuat air menjadi terhempas seperti ketika anda mendorong air dalam ember memakai tangan anda maka akan terlihat ada gelombang air yang besar akan muncul. Contoh ember dan tangan tersebut menggambarkan tentang bagaimana tsunami bisa terjadi. Kemudian munculnya tsunami bisa saja terjadi tanpa adanya gempa bumi, jika lempengan bumi tidak bergerak maka semuanya akan aman-aman saja. Tetapi biasanya gempa bumi yang dengan besar 7 skala richter lebih akan dapat menimbulkan potensi Tsunami.

Gelombang Tsunami akan menghempas apa yang ada dihadapannya dan menghasilkan banjir besar seperti yang telah terjadi di Aceh beberapa waktu lalu. Kemudian kecepatan gelombang Tsunami lebih besar dibandingkan gelombang yang normal, kelajuan gelombang tersebut sekitar 700 km per jam, dimana hampir setara dengan kelajuan pesawat terbang. Dengan kelajuan inilah maka Tsunami dapat menimbulkan kerusakan yang besar didaratan ibarat anda bermain ditepian pantai dan dihempaskan oleh ombak yang normal maka tubuh kita seakan terdorong, nah ketika itu dalam bentuk yang besar maka akan dapat menghempas dengan keras pada tubuh anda. Apalagi ombak tsunami tersebut setinggi 50 atau 100 meter dan menyebar ke setiap arah. Kemudian yang mendukung adanya ombak tsunami menjadi besar dilihat dari bentuk pantai dan kedalaman pantainya. Sehingga gempa bumi yang terjadi didasar lautan pada pantai tersebut akan berpotensi dalam menciptakan tsunamin yang sangat berbahaya untuk manusia.

Tsunami sudah menjadi salah satu bencana alam yang dapat menyebabkan kerusakan yang besar bagi manusia. Kerusakan terbesar yang dapat dihasilkan oleh Tsunami ketika menghantam pemukiman penduduk sehingga apapun bisa terseret oleh Tsunami. Oleh sebab itu, kita mesti selalu waspada dan memantapkan persiapan dalam menghadapi bencana Tsunami.

Keterangan:

  • Pernyataan umum teks eksplanasi = Paragraf 1
  • Deretan penjelasan teks eksplanasi = paragraf 2 dan 3
  • Interpretasi atau penutup teks eksplanasi = paragraf 4
Nah, melihat contoh teks eksplanasi yang ada diatas tentang tsunami maka kita bisa mempelajari dari bentuk dan struktur teks eksplanasi yang dimiliki. Jika anda masih bingung dengan teks ekspalanasi yang ada diatas maka disini saya kembali menyajikan contoh teks eksplanasi yang sederhana seperti yang ada dibawah ini:

Contoh teks eksplanasi tentang banjir

Banjir

Banjir termasuk salah satu gejala alam yang dapat mempengaruhi keberlansungan hidup manusia dan tentunya dapat mengakibatkan kerusakan didaratan. Pada pengertian banjir secara sederhana adalah luapan air yang dalam jumlah besar dan tak terkendali yang dapat menggenangi suatu daerah. Peristiwa dalam meluapnya air tersebut masuk pada kawasan pemukiman yang telah dihuni oleh manusia karena sungai tak mampu lagi untuk menampung air tersebut. Suatu daerah itu dikatakan banjir kalau air yang ada didalam menggenangi dalam jumlah yang banyak sehingga dapat menutupi seluruh atau sebagian besar daerah yang luas. Sedangkan, jika dikaji secara hidrologi menegaskan bahwa terdapat dua defenis mengenai banjir, yaitu: setiap aliran air yang dapat merusak harta benda, tanaman dan ternak; dan setiap kondisi permukaan atau level air yang sudah melebihi batas normal.
Terjadinya banjir bisa disebabkan oleh adanya dua faktor yaitu faktor manusia dan faktor alam. Faktor manusia yang bisa mengakibatkan banjir yaitu adanya aktivitas pengundulan hutan dan membuang sampah secara sembarangan. Sampah yang sudah dibuang secara sembarangan bisa menyebabkan saluran air atau sungai sedang tersumbat sehingga bisa mengakibatkan luapan air. Sedangkan faktor alam dapat berupa curah hujan yang tinggi, dan letak daerah lebih dari permukaan laut, serta daerah tersebut terletak di suatu cekungan yang terdapat perbukitan disekelilingnya dimana jalan keluar air tersebut memiliki ruang yang sempit.

Banjir bisa mengakibatkan adanya kerugian yang begitu besar untuk manusia. Banyak sekali yang akan terkena kerusakan jika terserang banjir. Sarana dan prasaran akan rusak sampai porak-poranda sehingga tidak dapat digunakan lagi. Bahkan nyawa manusia pun dapat melayang sia-sia karena diterjang oleh banjir. Pada saat terjadi banjir, masyarakat pun mudah sekali terserang karena penyakit akibat adanya genangan air yang kotor. Perkebunan dan persawahan akan rusak berat yang bisa menyebabkan terjadinya gagal panen. Keadaan ini selanjutnya akan dapat membuat masyarakat dilanda kelaparan yang disebabkan adanya kekurangan bahan makanan.

Oleh sebab itu, maka kita sebagai seorang manusia hendaknya bisa menjaga alam untuk mencegah terjadinya banjir. Kita harus menjaga agar lingkungan tetap lestari dan itu sudah menjadi tugas kita semua. Kerusan alam tersebut mesti disegerakan untuk dihentikan karena perilaku manusia. Hutan yang gundul mesti segera kita hijaukan. Mari kita membiasakan diri untuk dapat membuang sampah di tempatnya. Kalau bukan karena kita maka siapa lagi, dan kalau bukan sekarang maka kapan lagi. Demi keberlangsungan hidup untuk anak cucu kita nantinya.

Keterangan:

  •  Pernyataan umum teks eksplanasi= Paragraf 1
  • Deretan penjelasan (isi) teks eksplanasi = Paragraf 2 dan 3
  • Interpretasi (penutup) teks eksplanasi = paragraf 4.
Dari contoh teks eksplanasi diatas menjelaskan bagaimana banjir bisa terjadi.

Contoh teks eksplanasi tentang sosial (pengangguran)

Contoh teks eksplanasi dibagian ini berhubungan dengan adanya fenomena sosial. Permasalahan sosial tersebut yaitu penganggurang. Berikut contoh teks eksplanasi tentang sosial

Pengangguran

Pengangguran adalah salah satu fenomena sosial yang berhubungan dengan aspek ketenagakerjaan sudah menjadi permasalahan di masyarakat. Seperti sebuah penyakit, yang secara kronik akan menyerang sisi kehidupan dalam bermasyarakat. Telah banyak formula dalam penanganan yang telah diambil, namun dalam permasalahan ini tidak juga tuntas. Tidak hanya di Indonesia, masalah pengangguran ini sudah ditemukan hampir di semua negara. Setiap pemerintahan yang ada didunia, telah menjadikan masalah pengagguran sudah menjadi agenda yang utama. Secara umum, banyak yang sudah mengartikan bahwa pengangguran ialah orang dewasa yang tak bekerja, masih mencari pekerjaan, atau tidak mempunyai pekerjaan secara formal dan tidak memperoleh penghasilan. Selain itu, Pada Badan Pusat Statistik (BPS) secara spesifik telah memberikan definisi mengenai pengangguran yakni; setiap orang yang telah bekerja sekitar kurang dari 1 jam pada setiap minggu.
Terdapat beberapa faktor yang paling mendasar dan menjadi penyebab sehingga munculnya pengangguran. Pengangguran umumnya terjadi disebabkan oleh adanya kesenjangan antara kesempatan kerja dan pencari kerja. Pengangguran juga bisa disebabkan oleh adanya suatu perubahan struktural didalam perekonomian. Perubahan tersebut menimbulkan adanya kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan segala jenis atau tingkat keterampilan yang berbeda-beda. Sehingga, kualifikasi yang dipunyai oleh para pencari kerja tak sesuai dengan tuntutan yang hadir. Dan yang seringkali juga terjadi ialah pengangguran yang telah disebabkan oleh adanya pemutusan hubungan kerja terhadap buruh atau karyawan yang biasa disebut PHK.
Akibat munculnya pengangguran tersebut maka dapat menimbulkan segala macam persoalan sosial dan ekonomi bagi yang mengalaminya. Orang yang tak mempunyai mata pencaharian juga tidak bisa mendapat penghasilan dan yang tak berpenghasilan tak dapat membelanjakan uang dalam membeli barang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jika jumlah penganggur sangat banyak maka akan timbul kekacauan sosial, jika jumlah gelandangan semakin meningkat pesat maka akan terjadi kriminalitasi yang terlalu tinggi.
Berdasarkan semua uraian diatas maka sudah sangat jelas bahwa pengangguran adalah permasalahan besar yang mesti segera selesaikan dan diberikan solusi. Langkah yang nyata untuk bisa ditempuh yaitu dengan memperbaiki keadaan lapangan kerja. Dengan semakin baiknya keadaan lapangan kerja maka kekerasan sosial yang disebabkan oleh pengangguran dapat diatasi atau dikurang. Disamping itu, dapat memperbaiki komposisi lulusan sarjana yang dihasilkan dan mesti disesuaikan dengan adanya kebutuhan pasar tenaga kerja. Langkah yang baik lagi jika kita dapat memberikan keterampilan yang memadai untuk mereka yang masih bekerja sehingga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Semua langkah tersebut mesti segera kita laksanakan agar dapat memecahkan permasalah pengangguran yang tak kunjung terselesaikan

Keterangan:

  • Pernyataan umum teks eksplanasi =paragraf 1
  • Deretan penjelasan dari teks eksplanasi = paragraf 2 dan 3
  • Interpretasi atau penutup teks eksplanasi = paragraf 4.

Nah, bagaimana? Tentunya kita berharap mampu menangkap makna dari contoh teks eksplanasi diatas. Contoh karangan eksplanasi yang ada dalam artikel ini mungkin hanya dapat dijadikan contoh dalam membuat contoh teks eksplanasi buatan anda sendiri.
Demikianlah artikel tentang contoh teks eksplanasi, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Contoh Teks Eksplanasi, Struktur dan Ciri-Cirinya

1 komentar:

Kepada para pembaca, jika ada sesuatu yang berkesan maka silahkan berkomentar