Situs Pustaka Belajar

Kumpulan Contoh Proposal Berbagai Macam Kegiatan

loading...
Advertisement


loading...

Contoh Proposal | Inilah contoh proposal yang sering di jadikan contoh dalam pembuatan proposal. Dalam artikel ini, akan diberikan contoh proposal dari segala jenis kegiatan yang akan selalu dilakukan oleh orang-orang diantaranya contoh proposal usaha, penelitian, skripsi, kegiatan sekolah, usaha makanan, kewirausahaan, penelitian kualitatif, bisnis dan bantuan dana. Sebelum kita masuk pada contoh proposal maka ada baiknya kita membahas pengertian proposal, dimana proposal adalah suatu rencana kegiatan yang telah dituliskan didalam bentuk rancangan kerja yang akan dilakukan nantinya. Rencana tersebut mesti dituliskan supaya semua pihak yang memiliki kepentingan bisa memahami secara baik isi dari proposal tersebut. Adapun pihak yang memiliki kepentingan tersebut antara lain jika untuk membuat proposal usaha maka yang memiliki kepentingan yaitu para sponsor dan investor, jika membuat proposal skripsi maka yang berkepentingan yaitu para pembimbing akademik dan masih banyak lainnya seperti para polisi, kepala desa dan lain-lain.

Itulah pengertian proposal yang mesti diketahui, nah selanjutnya kita akan memasuki bagaimana cara menulis proposal usaha, penelitian, skripsi, kegiatan sekolah, usaha makanan, kewirausahaan, penelitian kualitatif, bisnis dan bantuan dana.

Kumpulan Contoh Proposal Berbagai Macam Kegiatan

contoh proposal


Adapun contoh proposal kita akan urutkan satu persatu sebagai berikut:

1. Contoh proposal usaha

Dalam contoh proposal usaha ini akan mengajari anda dalam mengajukan proposal untuk kebutuhan usaha kepada pihak yang ingin ditujukan. Adapun kebutuhan usaha tersebut sangat beragam yang pada umumnya yaitu proposal kerja sama, proposal investasi dan proposal pinjaman modal.

Kemudian terdapat kaidah penulisan yang mesti diperhatikan dalam membuat contoh proposal usaha diantaranya informasi wirausaha, latar belakang wirausaha, profil pengelola wirausaha, manajemen wirausaha, profil wirausaha, lampiran tabel kas wirausaha dan struktur pengelolaan wirausaha.

Adapun contoh proposal usaha yaitu:
BAB I
PENDAHULUAN
A. Judul Kegiatan
Usaha daring penjualan aneka baju wanita dan pria, jahitan dan sablon. Baju Unik dan Terbatas.

B. Status Usaha
Usaha yang akan dijalankan adalah salah satu jenis industri kreatif busana

C. Bentuk Kegiatan
Usaha yang didirikan ialah jenis produksi busana yang berskala menengah dengan target pemuda-pemudi dalam memenuhi kebutuhan pakaiannya. Aneka bajunya pun yang ditawarkan ialah sablon digital dan sablon manual. Adapun pertimbangannya yaitu:


- Kebutuhan pakaiann tetap berlangsungg seiring dengann jumlah pendudukk masyarakat, dengan bantuann teknologi digital berbelanjja menjadi kemudahan untuk kkonsumen.
- Produk yangg ditawarkan beragamm, kini sablon digital mmenjadi tren karena kualitas yangg baik dan menyerapp / menyatu pada bahan kaos.
- Menjadi unik, dann terbatas bagiann dari aturan usaha kami untukk tetap berkembangg dan menjadi kepuasann khusus untuk pembeli.
- Harga yang ditawarkann relatif kompetitiff.

D. Tujuan Kegiatan

Untuk mengembangkann kemampuan berbisniss di era digital, meningkatkan profitt, dan menjadi bagian pemicu ekonomii Indonesia dibidangg ekonomi kreatif.

BAB II
METODE PELAKSANAAN

A. Produk

Produk yangg ditawarkan menjadii kebutuhan dasar, yaitu beruppa baju. Desain yang dibuatt menjadi unik, menarik dan eksklusiff. Setiap produk akan memilikii batas produksi kali 10.

Arah Desain:

Sebagai tumpuann, desain diambill dari kreatifitass berdasarkan tuntutann dan tren pada media sosiall.

B. Bahan Baku

Bahan baku yangg digunakan adalah sebagaii berikut:

    Cotton Combad 43s
    Fanel
    Benang Jahit
    Tinta Direct To Garment
    Dan kebutuhan produksi garmen lainnya.

C. Proses Produksi

Bahann kaos dijahit hingga membentukk kaos, lalu dicetak menggunakann alat cetak sablon manual atau alatt cetak sablon digital. Selanjutnyaa, kaos yang telah dicetak akann dikeringkan menggunakann alat press lalu dikemass dengan kantongg plastik dan dipercantikk dengan kemasan tas genggam.

D. Pemasaran

Segmenn pemasaran digital sangat potensiall, kami membangunn situs sebagai tempat konversii penjualan. Dengan teknik optimasii mesin pencarian yangg memumpuni, dan dorongann dari media sosial kami yakinn akan mengembangkan usaha ini dengann baik. Berikut rinciannya analisanya:

    Kata “Baju Online” dicarii sebanyak 14400 rata-rata pencariann perbulan.
    Kata “Beli Baju Sablon Digital” dicarii sebanyak 8205 rata-rata pencariann perbulan.
    Minat media sosialk terhadap pakaian sebanyakk 24 Juta pengguna.
    Penjualan rata-rata padaa masing-masing halamann landas situss sebesar 240 Penjualan perbulannya.

E. Analisa SWOT

Strength

    Produksi sablon digitall sangat diminatii berbagai kalangann, karena kualitas dan perawatannyaa yang mudah.
    Setiap produksii, persatu desain hanya dapatt diproduksi kali 10. Agar mempertahankann kualitas unik, eksklusif untuk pengalamann konsumen.
    Proses pembeliann yang mudah melalui digitall. Pengiriman menggunakann jasa ekspedisi.
    Orientasii usaha kami berada padaa mutu dan pengalamann konsumen.

Weakness

    Banyakk pesaing.
    Minat pembelian bisaa menurun bila ada usahaa yang sama melakukann penipuan.
    Pengirimann bisa saja rusak oleh pihakk ketiga dalam hal ini jasaa ekspedisi.

Opportunities

    Target pasarr sangat menyakinkan.
    Kemudahan beriklann di berbagai penyedia layanann.
    Keuntungann yang didapat cukup besarr, bekisar 45% setiapp penjualan.

Threat

    Pesaing bisa saja bberintimidasi.
    Pesaing yangg memproduksi semakin banyak.

BAB III
TARGET PENJUALAN

A. Target Produk

Produk yang dihasilkann sesuai dengan permintaann pembeli, namun desain baju akan dikeluarkann perminggu sebanyak 80 desain.

B. Target Konsumen

Konsumen yang ditargetkann adalah pengguna media sosial, pria dan wanitaa. Berkisar umurr dari 15 tahun hingga 35 tahunn se-Indonesia. Dengan rata-rata 4 penjualan perharinya.

C. Target Pendapatan

Target pendapatann yang diinginkan per satuan produk sebesar Rp. 95.000.
BAB IV
RENCANA BIAYA... DOWNLOAD SELENGKAPNYA

2. Contoh proposal Penelitian

Tentunya sebelum kita melakukan sebuah penelitian maka hendaknya seorang penulis mesti membuat proposal penelitian. Dengan adanya proposal penelitian tersebut maka akan memberikan gambaran awal dari sebuah penelitian kepada pembaca. Proposal peneltian mesti menjelaskan mengenai kegiatan yang menghasilkan produk atau rancangan yang bisa dipakai dalam memecahkan permasalahan-permasalahan aktual yang dikenal sebagai Proposal Penelitian Pengembangan. Selain itu, pada proposal penelitian juga menjadi telaah yang dilakukan dalam memecahkan permasalahan yang dasarnya ternyata bertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap pada bahan-bahan pustaka yang relevan atau dikenal sebagai proposal penelitian kajian pustaka. Proposal juga bisa digunakan pada setiap penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif.

Dalam pembuatan proposal penelitian maka yang harus diperhatikan ialah sistematika penulisan proposal penelitian yaitu Halaman Judul, Halaman Persetujuan, Daftar isi, Isi, BAB I: Pendahuluan (Latar Belakang Masalah, Rumusan Masalah, Batasan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, Keaslian Penelitian), BAB II Tinjauan Pustaka (Landasan Teori, Kerangka Teori, Kerangka Konsep Penelitian, Hipotesis), BAB III Metode Penelitian (Jenis Penelitian, Populasi dan Sampel, Lokasi dan Waktu Penelitian, Variabel, Definisi Operasional, Teknik Pengumpulan Data, Instrumen Penelitian, Teknik Pengolahan data, Metode Analisis Data, Keterbatasan), Daftar Pustaka, Lampiran.

Contoh Proposal Penelitian


A. HALAMAN JUDUL

Halaman judul memuatt : judul, jenis laporann, lambang Perguruan Tinggii, nama dan NIM, nama jurusann, nama program studi, namaa perguruan tinggi dan tahunn pengajuan.

    Judul Usulann Penelitian : Judul hendaknya dibuatt singkat dan jelas, menggambarkann konsep dan topik dari penelitiann dan menggambarkan adanya keterkaitann antara variable, lokasii penelitian dan tahun penelitian. Diketikk dengan menggunakann huruf kapital, tidak boleh disingkatt dan format ketikann dalam bentuk piramida terbalik ( V ).
    Jenis Laporann : Jenis laporan adalahh usulan penelitian.
    Lambang Institusii Perguruan Tinggi
    Nama mahasiswaa dan NIM
    Nama Jurusan
    Nama Program Studii
    Nama Perguruan Tinggi
    Tahun Pengajuan : Tahun pengajuan adalah tahun dimana usulan penelitian tersebut diajukan

B.   HALAMAN PERSETUJUAN

Halaman persetujuann memuat : judul usulan penelitian, persetujuann dosen pembimbing beserta tanda tangann dan waktu persetujuan

C.   DAFTAR ISI

Daftar Isi merupakann daftar yang menunjukkan isi bagian-bagiann dalam skripsi maupun sub-sub bagiannyaa beserta nomor halamannya.

D.   ISI

Dibagian isi terdiri ddari beberapa bab dann dari beberapa bab tersebutt masih terdapatt beberapa sub bab.

BAB I. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalahh

Latar belakang memuatt: gambaran tema permasalahann di lokasi penelitian yangg akan dibahas dan berkaitan dengann penelitian yang akann dijalankan, diuraikan dari masalahh yang luas ke arah masalah yang khususs. Oleh karena itu diperlukann data studi awal di lokasi tempatt penelitian.
Ada 4 kriteria latar belakang yangg baik:

    Adanya “seriousness of problem”,
    Adanya “sense of urgency” ( masalah yang harus segera ditangani
    Adanya “political will” (kebijaksanaan dari organisasi atau politis
    Adanya “manage – ability” ( direkomendasikan oleh pihak manajemen ).

Latar belakang ini juga harus mampu mmenjawab pertanyaan “mengapa memilih topikk tersebut”
2. Perumusan Masalah

Perumusan masalah dirumusskan dalam bentuk kalimatt tanya yang tegas dan jelass, serta menggambarkan arah hubungann antar dua variabel atau lebihh. Misalnya adakah, apakah, bagaimanakahh, dan lainnya.
3.    Batasan Masalah

Batasan masalah adalahh pembatasan ruang lingkup yang dilakukann dalam penelitian, dimana pembatasann tersebut meliputi: tema/topik, area atau wilayah yangg diteliti, sumber informasi, lokasi penelitiann serta waktu penelitian
4.    Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian meliputi :

a.    Tujuan Umum ; Meliputii tujuan yang akan dicapaii secara menyeluruh yang dapatt menjawab tema / judul penelitian

b.    Tujuan Khusus ; Meliputi jabarann atau rincian dari tujuan umumm secara operasional sesuai dengan perumusann dan pembatasan masalah. Tujuann khusus akan menggambarkann hasil dan pembahasann yang akan diperolehh dari penelitian ini.
5.    Manfaat Penelitian

Manfaat penelitiann meliputi: 1) manfaat bagi penggunaa (user), 2) pengembangann keilmuan dan 3) bagi peneliti, sehinggaa scara khusus hasil penelitian mmemberikan masukan bagi si peneliti, masyarakatt, instansi terkait dan pengembangann ilmu pengetahuan dan teknologi sertaa diharapkan dapat dijadikann pertimbangan sebuah kebijakan
6.    Keaslian Penelitian

Keaslian penelitian mencerminkann kemampuan mahasiswa untuk mmenelusuri dan mengidentifikasi penelitiann terdahulu yang relevann dengan topik penelitiann yang dilakukannya.Setiapp penelitian dilakukan dalamm konteks lingkungan yang berbedaa dengan penelitian-penelitiann sebelumnya, sekalipun penelitiann tersebut merupakan replikasi penelitiann sebelumnya. Pernyataan tentang keasliann penelitian meliputi identifikasii persamaan penelitian sebelumnyaa yang sangat relevann dan perbedaannya dengan penelitiann yang akan dilakukannya.

Perbedaan dan persamaann penelitian dengan penelitiann terdahulu dapat meliputi : kerangkaa teori, penerapan teorii dalam situasi spesifikk atau populasi khususs atau generalisasii teori pada populasi yamgg lebih luas, kerangkaa konsep, rancangan penelitiann, instrument penelitian, dan teknikk analisis atau pemodelan dataa. Penyajiannya dapat dalam bentuk matriks persamaan dan perbedaan penelitian sebelunya.

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan pustakaa merupakan penelusuran kepustakaann untuk mengidentifikasi makalahh dan buku yang bermanfaat dan ada hubungannnya dengan penelitiann yang dilakukan serta merujukk pada semua hasil penelitiann terdahulu pada bidang tersebutt. Tinjauan pustaka disusun berdasarrkan tujuan penelitiann, pertanyaan penelitian dan masalah yang akann dipecahkan. Sumber yang dipakaii dalam tinjauan pustakaa harus disebutkan dengann mencantumkan nama penuliss dan tahun terbit ddengan model Vancouver. Formatt penyajiannya dimulai ttinjuan teori untuk variabell independen, variabel dependenn dan keterkaitan antar variabell yang diteliti dengan mengacuu pada penelitiann sebelumnya.
a. Landasan Teori

Landasan teori mmenguraikan kerangka teori yang merujukk pada referensi berbagai ahlii tertentu maupun berbagai teori-teori yangg ada yang nantinya akan mmendasari hasil dan pembahasann secara detail, dapat berupa definisi-definisi atau mmodel matematis yang langsungg berkaitan dengan tema atau mmasalah yang diteliti. Teori-teori yang dirujukk harus mengacu padaa variabel-variabel yang ditelitii. Dimulai dari penjelasan temaa, variabel independenn dan variabel dependennya atau faktorr-faktor yang diteliti serta dijelaskann teori-teori tersebut untukk mendukung hipotesis yangg akan diajukan.
b.    Kerangka Teori

Kerangka teori tterdiri dari teori-teorii atau isu-isu dimanaa penelitian kita terlibatt di dalamnya dan mmemberikan panduan pada ssaat peneliti membaca pustaka.Kerangkaa teori tidak dapat dikembanggkan kalau peneliti belum mempelajarii pustaka dan sebaliknya kalau ppeneliti belum mempunyai kerangkaa teori maka peneliti tidakk akan dapat membaca ppustaka dengan efektif.
c.    Kerangka Konsep Penelitian

Kerangka konsepp penelitian merupakan operasionalisasii keterkaitan antarr variabel-variabel yang berasall dari kerangka teori dan biasanyaa berkonsentrasii pada satu bagian darii kerangka teori. Kerangkaa konsep menggambarkann aspek-aspek yang telah dipilihh dari kerangka teorii untuk dijadikan dasar masalahh penelitiannya. Jadi kerangka konsepp timbul dari kerangka teori dan berhubungann dengan masalah penelitiann yang spesifik.
d. Hipotesis

Hipotesis memuatt : pernyataan singkat yang disimpulkann dari landasan teori atau tinjauann pustaka dan merupakan jawaban sementaraa terhadap masalahh yang dihadapi. Hipotesis tidak selalu hharus ada tergantung pada jeniss dan tujuan penelitiann. Oleh karena itu hipotesis harus diujii kebenarannya dan pengujiaannya hharus mendasarkann pada kaidah-kaidah keilmuan (scientific methods) yang dapatt dipertanggungjawabkan.
Ciri-ciri hipotesis yaitu :

    Dinyatakan dalamm bentuk pernyataann (statement) bukann kalimat tanya
    Hipotesis hendaknya bberkaitan dengan bidang ilmu yangg akan diteliti
    Hipotesis harus dapatt diuji yaitu tterdiri dari variable yangg dapat diukurr dan dapat dibanding-bandingkann sehingga diperoleh hasil yyang obyektif
    Hipotesis hendakknya sederhana dan terbatass ( tidak menimbulkan perbedaan pengertiann dan tidak terlalu lluas sifatnya )

BAB III. METODE PENELITIAN

Metode penelitian memuatt : jenis penelitian, populasi dan sample penelitiann, lokasi dan waktu penelitiann, hubungan variable dan definisii operasional, instrumen penelitiann, pengumpulan dan pengolahan dataa, metode analisis data dann keterbatasan

a.   Jenis Penelitian

Berisi langkah-langkahh yang akan diambill untuk membuktikan kebenarann hipotesis.

b.    Populasi dan Sample

Berisi cara pengambilann sample, besar sample, cara pengumpulann sample, teknik penarikann sample.

Populasi adalahh keseluruhan subyek penelitian atau wilayahh generalisasi yang terdirii dari subyek maupun obyekk yang mempunyai kuantitass dan karakteristikk tertentu yang ditetapkann oleh peneliti untuk dipelajarii dan ditarik kesimpulann. Populasi bukan hanya orang, tetapii semua benda yang memilikii sifat atau cirri yang bisaa diteliti.

Sampel adalah sebagiann dari jumlah dan karakteristikk yang dimiliki oleh populasii tersebut

c.    Lokasi dan Waktu Penelitian

Berisi mengenaii tempat / lokasi penelitiann beserta waktu yang dipergunakann melakukan penelitian

d.   Variabel

Berisi keterangann tentang variable atau factor yangg diamati atau diteliti ddalam suatu penelitian

e.    Definisi Operasional

Menjelaskan bagaimanaa suatu variable akann diukur serta alat ukur apa yangg digunakan untuk mengukurnyaa. Definisi ini mempunyaii implikasi praktiss dalam proses pengumpulan dataa. Definisi operasional mmendiskripsikan variable sehingga bersifatt spesifik (tidak berintegrasi ganda), terukurr, menunjukkan sifat atau macamm variable sesuaii dengan tingkat pengukurannyaa dan menunjukkan kedudukann variable dalam kerangka teoritis.

f.     Teknik Pengumpulan Data

Berisi cara pengumpulann data yang dapat berupaa data primer maupun dataa sekunder. Berdasarkann caranya pengumpulan data ddapat berupa observasi, wawancaraa langsung, angket, pengukurann / pemeriksanaan

g.    Instrument Penelitian

Instrument ( alat ukur ) penelitiann dapat berupa kuesionerr, cek list yang digunakann sebagai pedoman observasii dan wawancara atau angket

h.    Teknik Pengolahan Data

Berisi cara pengolahann data yang akan dilakukann peneliti sehingga dataa hasil penelitian dapat menjadii informasi yang dapat digunakann untuk mengambil kesimpulann penelitian

i.     Metode Analisis Data

Metode analisa dataa menjelaskan bagaimana seorangg peneliti mengubah data hasil penelitian menjadii informasi yang dapat digunakann untuk mengambil kesimpulann penelitian. Kegiatann analisa data ini meliputii : persiapan, tabulasi dan aplikasii data. Pada tahap analisaa data inidapat menggunakann uji statistik jikaa memang data dlam penelitiann tersebut harus diujii dengan uji statistik

j.   Keterbatasan

Dalam setiapp penelitian pasti mempunyaii kelemahan-kelemahan dimanaa kelemahan tersebut dituliss dalam keterbatasan. Dalam bab ini disajikann keterbatasan penelitii secara tekniss yang mungkin mempunyaii dampak secara metodologiss maupun substantif, seperti : keterbatasann pengambilan sampel, keterbatasann jumlah sampel, keterbatasann instrumen penelitian, keterbatasann waktu dan sebagainya

E.   DAFTAR PUSTAKA

Daftar Pustaka merupakann keterangan tentang bacaann yang dijadikan sebagaii bahan rujukan dari penulisann skripsi. Dalam daftar pustaka dapatt dimasukkan tentang pustaka dari buku teks, jurnall, artikel, internet atau kumpulan karangann lain.

F.    LAMPIRAN

Lampiran memuatt : keterangan atau informasi yyang diperlukan pada pelaksanaan penelitiann seperti : peta, surat penelitiann, kuesioner, atau data lain yang sifattnya melengkapi usulann atau proposal penelitian.


Jika ingin mengetahui seperti apa penulisan proposal penelitian, maka silahkan download contoh proposal penelitian "Contoh proposal Penelitian"

Demikianlah artikel mengenai Kumpulan Contoh Proposal Berbagai Macam Kegiatan. Semoga artikel ini dapat memberikan pengetahuan dalam membuat proposal.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kumpulan Contoh Proposal Berbagai Macam Kegiatan

1 komentar:

  1. Terima kasih atas artikel proposalnya mas, sangat membantu

    http://www.artipengertian.id/

    ReplyDelete

Kepada para pembaca, jika ada sesuatu yang berkesan maka silahkan berkomentar