Situs Pustaka Belajar

Contoh cerpen tentang KETULUSAN CINTA

loading...
Advertisement


loading...

Contoh cerpen tentang KETULUSAN CINTA


Citra siswi SMA Y, dia gadis manis yang periang, ramah dan humoris serta memiliki banyak teman. Hampir semua teman-temanya kelas X mengenal dia, bukan itu seniornya pun rata-rata mengenal dan mengagumi dia. Suatu ketika gurunya menyarankan citra untuk bermain alat musik pianika, sebulan sebelum perayaan 17 Agustus citra pun berlatih untuk memainkan alat musik itu, guru SMA nya itu sebut saja Pak Fikar menyuruh seniornya itu yang bernama jefri untuk mengajari citra.

Seniornya itu bukan mengajari citra tapi menyiksanya dengan membuat dirinya bermain pianika dengan susah untuk mengikuti nada yang benar. Jefri sengaja membuat citra marah karena dulu citra pernah mengejek jefri sebagai dirigen yang lemah, aneh dan tidak layak sebagai dirigen, karena itu jefri emosi dan membuat citra tidak betah dan mengundurkan diri dalam Perayaan 17 Agustus. Ternyata cara dan usaha yang dilakukan jefri tidak berhasil, citra semakin semangat berlatih dan akhirnya jefri nyerah untuk mengerjain citra.

Dan acara 17 Agustus pun berjalan dengan baik dan semuanya menikmati hari itu, bukan hanya itu jefri pun mengangap kalah dan tidak niat lagi untuk mengerjain citra karena hasilnya gagal terus, malah citra semakin tekun belajar alat musik pianika bahkan recorder (seruling) sekarang pun dia tahu.

Jefri tak menyangka bahwa sebenarnya citra orang nya baik dan suka menolong orang yang lagi kesusahan dan selalu ada saat orang meminta bantuan padanya. Bukan hanya itu citra juga orang manis dan ramah sehingga teman-temanya banyak yang menaruh hati padanya.

Suatu ketika jefri menguji kebaikan citra dengan meminjam Kamus Bahasa Inggris citra dengan tidak memulangkan sampai 1 minggu. Saat jefri mau memulangkan sama dia kamus nya itu citra bukan marah karena sudah lebih dari 3 hari waktu perjanjian, citra hanya senyum dan berkata, “kalau masih diperlu, pakai sajalah kamus aku ada 2 kok”. Mendengar perkataan citra, jefri pun terdiam dan heran, seharusnya marah, tapi bukannya marah dia malah menyarankan jefri untuk meminjam kamus nya lagi jika masih diperlukan.

Mulai dari situ jefri mulai tertarik sama citra dengan kebaikan dan ketulusan citra membantu orang. Dan suatu ketika jefri meminjam kmaus citra berulang-ulang dengan niat hati untuk mengambil perhatian citra, kemudian jefri membuat selipan surat didalam kamus citra yang berisi perasaan hatinya pada citra dengan tujuan agar dia tahu apa sebenarnya yang dirasakan jefri.

Tak sengaja teman citra membuka kamus citra yang baru dipulangkan jefri,betapa terkejutnya citra mendengarkan temannya membaca surat yang ada di kamusnya dengan kuat dan didalam nya dibuat syair namanya. Wajah citra merah dan malu sekali, karena baru pertama kali citra mendapatkan surat cinta dan surat itu dibaca temannya.

Citra pun marah dan memberitahukan sama temannya anna teman satu kampung dan juga saudara jefri untuk berani menyatakan cinta langsung jangan lewat surat, jangan jadi lelaki pengecut dan sok ganteng. Sewaktu citra bercerita sama anna, lewatlah jefri sambil mendengar kata-kata citra tadi, citra kemudian melihat jefri dan meninggalkan mereka semua dengan hati kesal.

Keesokan harinya pas bel pulang berbunyi jefri menghampiri citra dan membawanya kearah Taman Sekolah. Dia pun berkata masalah semalam itu sama citra dan menjelaskannya dan akhrinya nando menyatakan cintanya sama citra langsung, kemudian citra terkejut dan hanya bisa menjawab : “Ya sudah, kita jalani saja”. Jefri senang mendengar citra dan memberi senyuman manis pada citra.

Beberapa hari kemudian jefri memberitahukan sama teman-temannya bahwa dia telah berpacaran dengan gadis yang selama ini di ceritakannya itu. Teman-temanya yang menyukai citra itu pun akhirnya menjauhkan diri mendengar cerita dari jefri. Seminggu kemudian jefri sering memperhatikan citra dan sering mengajari kekasih hatinya itu, apalagi di bidang kimia, karena bidang itu citra agak susah mengerti.

Sewaktu pembagian raport tak heran citra masuk peringkat 5 di kelasnya itu berkat hasil didikan dan ajaran dari kekasihnya setiap sore. Dan jefri juga mendapat peringkat 5, mereka mulai dikenal guru karena mereka pacaran sehat, bisa meningkatkan semangat belajar mereka. Mereka senang sekali hasil belajar mereka membuahkan hasil yang baik.

Seiring berjalan waktu pengumuman kelulusan tiba, jefri lulus dengan nilai baik dan diterima di Universitas Yogjakarta dengan jurusan yang dipilihnya. Citra senang bercampur sedih karena mereka harus merasakan pacaran jarak jauh padahal baru saja dia merasakan kebahagia jatuh cinta dan harus siap untuk menerima kenyatakan percintaan mereka harus di pisahkan jarak dan waktu. Walau begitu rita tetap percaya pada jefri karena pujaan hatinya pergi untuk kuliah dan mengapai cita-cita agar kelak menjadi orang sukses.

Sesampai kekasihnya di Yogjakarta mereka sering smsan, sering teleponan, kangen-kangenan dan cerita-cerita yang indah. Namun komunikasi mereka hanya sebulan, lebih dari sebulan sms dan dan telepon tidak ada jawaban. Sehingga citra rindu dan kesepian karena handphone citra tak pernah berdering lagi. Pujaan hatinya tidak pernah lagi memberi kabar hingga pernah juga citra sakit akibat rindu sama kekasih hatinya itu.

Setahun kemudian berlalu citra pun dapat melupakan kekasihnya itu dan tidak berharap lebih lagi. Mulai dari situ citra sering menutup diri sama semua lelaki, dia takut pacaran dan akan diabaikan lagi cintanya. Buktinya setiap pria yang menyatakan perasaannya sama citra, dia selalu menolak.

Sekarang citra duduk di Kelas XII, awal Tahun Ajaran Baru di mulai yaitu pelajaran yang membosankan baginya yaitu pelajaran kimia, citra pun berhayal dan tidak mendengarkan guru kimianya menerangkan. Dalam hayalannya dia bertemu seorang pangeran ganteng, bertepatan dengan hayalan citra lewatlah seorang pria didepan kelasnya. Dengan tak percaya pria itu mirip dengan jefri, kekasih hatinya dulu yang menghilang. Tiwi teman sebangkunya mengatakan sama citra: “Itu kan bang jefri?”. Citra terkejut teman sebangkunya pun melihat kekasih hatinya yang berjalan tadi. Tapi citra hanya senyum dan berkata : “Tak mungkin itu, salah kamu wik”.

Bel istirahat berbunyi citra, tiwi, dan nica keluar dari kelas menuju kantin sekolah, ternyata pria itu duduk depan kantin, citra berhenti senjenak dan menghentikan perjalannya. Akan tetapi sahabatnya tapi tiwi dan nica menghampiri seniornya dulu dan menyalaminya. Nica dan tiwi memanggil citra dan menghampirinya dan memberi masukan dan saran sehingga citra pun menghampiri kekasihnya itu. Dengan perasaan kesal, binggung dan marah rita cuman bisa diam sambil menyalam jefri dan hanya ngomong saat jefri memulai cerita.

Sambil menyalam rita dan tidak melepaskan gengaman tangan citra, jefri bertanya : “Uda senior sekarang ya dek, sehatnya kau kan dek?”. Jawab citra dengan ketus, Udalah, sehat, kmu?, aku sehat kok dek dan dengan merasa bersalah jefri bertanya pelan “Siapa sekarang pacarmu dek?”, jawab menjawa, “Banyak dan bukan urusanmu”. Jefri tersenyum, jutek kali sekarang ya dek, maafkan abang lah dek, ujarnya. Maaf kau bilang, gampang kali kau bilang maaf. Citra cuman bilang ya udahlah, sekarang aku mau masuk kekelas. Seperginya citra meningalkan kekasihnya itu, jefri mengatakan ku tunggu nanti ya dek di Taman Sekolah.

Sepulang sekolah hati citra tak tenang, dag dig dug, rita bingung menjumpai kekasihnya atau tidak, tapi apa dayanya, karena masih sayangnya citra sama kekasihnya itu, citra pun menunggu di taman sekolah. Uda sejam citra menunggu, ternyata jefri tidak juga datang, betapa kesalnya rita niat ingin memaafkan kekasihnya. Tapi semakin membuat dia semakin marah dan emosi, tak berapa lama kemudian handphone citra berdering dengan isi pesannya, Ini citra kan? citra pun membalas sms itu, ia ini siapa? Dan kekasihnya itu membalas, ini jefri abangmu yang pernah hilang dari peredaran dan kemudian sms dari jefri tidak di balas citra lagi.

Satu jam kemudian jefri menelepon citra yang isi : “maafkan aku ya dek bukan maksudku hilang komunikasi samamu dek, tapi karena kemarin handphone aku rusak dan kemudian aku beli handphone lagi, handphone yang aku beli itu hilang dan nomor kamu tidak ku ingat dek. Ini aja aku dapat dapat nomor kamu dari temanmu tiwi. Maafkan aku ya dek, masih sayang kali aku samamu, aku ingin mengajakmu jalan-jalan malam minggu nanti untuk menebus kesalahaku dan berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan aku lagi.” Jawab citra : Ya, sudahlah aku tidak butuh janji, aku hanya butuh fakta.

Malam minggu pun tiba, jefri pun datang kerumah citra dan mengajaknya jalan-jalan sambil menggenang masa lalu mereka, mereka menikmati malam minggu yang indah itu dengan cerita-cerita indah mereka dan jefri menceritakan pengalaman lucu dia dikampusnya. Mereka kelihatan senang dan tertawa bersama. Tepat jam 22.00 citra pun di antar pulang sama jefri.

Sebulan kemudian, jefri mengirimkan pesan sama citra isinya : “Dek, besok aku balik ke Yogjakarta, karena tiket uda dipesan mama”. Tak lama kemudian citra mengirimkan pesan lagi, “Jahat kau bang, bukanya kau janji pulang tangal 15 September tapi kenapa jadi tangal 8 September kau pulang bang dan kau mengabari aku malam ini. Kita belum jalan-jalan keliling Medan seperti yang kau bilang itu, aku mau besok kita ketemu, ada yang mau kukasih samamu, dan kado ultahmu nanti”. Tapi jawab jefri : Ku usahkan pun ya dek.

Keesokan harinya tepat jam 8 pagi citra uda ada didepan sekolahnya tempat janjian mereka, 2 jam citra menunggu sampai kehujana, jefri pun tak kunjung datang. Dan akhirnya citra menelepon jefri,” Jahat kali kau bang, mau perginya kau tapi kenapa kali ini saja kau usahakan datang pon gak bisa. Jefri hanya menjwab: “Maaf ya dek,ku usahakannya dari tadi hujan jadi gak bisa aku datang.

Citra marah dan cuma mengtakan : “ Kalau sampai Yogjakarta kabar ya bang. Jefri pun menjawab : Ya dek. Tapi sesampai di Yogja, Jefri tidak pernah mengabari apa-apa hingga sebulan berlalu. Ternyata jefri memiliki kenalan baru sehingga membuat dia lupa akan janjinya kepada citra. Kenalan baru jefri sangat cantik, manis dan sexy sehingga membuat jefri berpaling dari citra.

Mendengar informasi dari media Facebook dan kawan-kawanya, awalnya citra tidak percaya tetapi melihat tingkah laku jefri yang semakin lama semakin aneh, citra pun percaya karena dulunya dia perhatian dan sering bercanda-gurau sekarang sudah tidak lagi. Melihat keanehan jefri citra akhirnya pun mengerti bahwa jefri memiliki hati lain dan menduakan cinta citra.

Seminggu kemudian citra memberanikan diri untuk menelepon jefri dan memutuskan hubungan dengan jefri dan mundur dari permainannya serta tidak melarang dia untuk mencari yang terbaik untuk diri jefri. Inti kata-kata citra, dia ingin melihat jefri senang walau tak bersamanya. Bukan main sakit hatinya citra karena jefri cuman bilang “ya udah”. Berulang kali kekasih hatinya ini menyakiti tapi apa dayanya dia hanya sedih dan kecewa.

Tapi apa harus dikatakan lebih baik sendiri daripada pacaran tapi menyiksa diri. Gadis yang baik hati ini selalu menangisi kekasihnya yang tidak lagi mengangap dia ada. Dia berhrap cepat-cepat dia melupakan jefri. Citra akhirnya mengikhlaskan jefri demi yang di sayangnya.

Setahun kemudian berlalu dan citra akhirnya melupakan jefri dan sekarang citra lulus dari SMA dan masuk ke bangku kuliah. Dikampusnya dia terkenal sebagai mahasiswi baik dan suka menolong, semua orang mengagumi ketulusan hatinya. Dan hingga akhirnya dia berkenalan dan membuka diri pada seniornya ranly dan tak lama kemudian mereka berpacaran. Pacar citra sekarang orangnya baik hati, ramah, penyayangwalau tak sepintar jefri tapi selalu membuat citra tertawa dan tersenyum kembali.

Mendengar kabar dari teman-teman yang lain citra sudah memiliki pacar baru, jefri tidak berani pulang kampung lagi dan tidak berani menghubunginya lagi. Kebodohan jefri meninggalkan citra yang baik hati itu semakin membuat jefri semakin terluka karena pacar jefri sekarang hanya memanfaatkan jefri saja demi kepentingan wanita itu. Dan kemudian pacar jefri meninggalkan dia, jefri pun sedih dan menyesal sekali.

Suatu ketika jefri memberanikan diri menelepon citra untuk meminta maaf, citra pun memaafkan jefri sambil berpesan : “Sayangilah orang yang sayang samamu, dan semoga kau bahagia dengan pilihanmu sebab aku selalu mendoakanmu, mendengar itu mengislah jefri, karena dia tahu mantan kekasihnya sungguh baik, tapi sayang mantannya itu sudah milik orang lain dan pria itu sangat sayang dengan citra begitu juga sebalinya dengan citra. Mulai dari itu, jefri pun berjanji untuk berubah dan benar-benar mencintai dan menyayangi orang yang sayang samanya.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Contoh cerpen tentang KETULUSAN CINTA

0 komentar:

Post a Comment

Kepada para pembaca, jika ada sesuatu yang berkesan maka silahkan berkomentar