Situs Pustaka Belajar

Contoh cerpen tentang super hero

loading...
Advertisement


loading...

Contoh cerpen tentang super hero

Jika sepasang sepatu tidak akan dapat berfungsi jika salah satunya tidak lengkap atau tidak ada, jika sebuah kunci dan gemboknya tidak selalu berdampingan maka yang terkunci tidak akan bisa terbuka, seperti ibarat surat dan perangko, ibarat sebuah mobil yang tidak mungkin akan berjalan jika tidak ada mesinnya, ibarat sebuah pesawat dengan pilotnya , ibarat sebuah kapal dengan nahkodanya , ibarat kereta api dengan masinisnya, yang mungkin tidak akan dapat dipisahkan , begitu jugalah dengan seorang anak dengan ibunya, seorang anak dengan ayahnya.

Hari ini dunia seakan tersenyum, dengan keadaan cuaca yang sangat cerah, keadaan alam yang begitu menyapa, dan dengan semangat 45 ku langkahkan kaki keluar dari kamar dan segera berangkat ke sekolah.

“ Ayah ! Antarin aku dong ! Sudah telat nih, kataku pada ayah dengan kerasnya “ Iya ta, tunggu sebentar lagi ya, ayah sedang sarapan lita ! “ Aku sudah telat nih,” iya ta” Tanpa pikir panjang ayah langsung menghentikan sarapannya dan segera mengantarku ke sekolah, dan lebih parah nya lagi disaat kami akan berangkat, tiba-tiba motor yang akan kami naiki rusak.

“Astagfirullah haladzim ta, ayah lupa ganti oli nya kemarin!” terus gimana dong, aku udah telat banget nih yah, masa aku harus jalan kaki , pokoknya aku nggak mau taugimana caranya aku harus cepat sampai di sekolah”

Dan dengan wajah yang binging ayah mencari solusi untuk masalah ini, dan tanpa pikir panjang ayah langsung mempunyai ide untuk masalah ini, yaitu dengan meminjam motor tetangga untuk mengatarku ke sekolah.

Begitu besar perjuangan ayah untukku, aku sadar akan besarnya pengorbanan seorang ayah kepada anak yang dicintainya.

*****

“Yah! Besok aku ada lomba ke Bandung, lombanya hari sabtu tanggal 20 april, bolehkan aku ikut? Boleh ya yah? “ Ayah selalu mengizinkan apa yang terbaik bagimu, tapi masalah nya adalah ayah tidak punya uang untuk kamu pergi lomba itu lita”

“ yah , masa aku nggak ikut sih, teman-teman aku pada ikut, pokoknya aku nggak mau tau aku harus ikut lomba itu, apapun caranya aku harus ikut”.

Mungkin masalah ini sangat membebani pikiran ayah.

” Kalitha, ayah sudah dapat uang untuk kamu berangkat lomba nanti nak!” oh ya, dari mana ya, ? “ Dari mananya kamu nggak perlu tau lita, yang penting kamu bisa berangkat ke Bandung besok.!” Terima kasih untuk semua nya yah , aku nggak tau harus dengan apa aku membalas semua pengorbananmu”.

*****

Hari ini tanggal 20 april dan hari untuk aku berangkat lomba ke Bandung , aku dan ayah berangkat dari rumah menuju tempat kami naik bus untuk berangkat ke Bandung tepat jam 04.00 WIB, karena rumah ku sangat jauh dari tempat kami naik bus maka aku dan ayah berangkat dari rumah lebih awal dari yang lain.

Dengan keadaan motor butut ayah, kami mulai berangkat dari rumah.Aku dan ayah sampai di terminal jam 04.30 WIB, dan untungnya aku belum terlambat . Tanpa menunggu terlalu lama, bus yang akan membawa kami pergi ke Bandung sudah datang, kami pun akan segera berangkat, semua siswa yang akan pergi lomba sudah naik ke atas bus, bus sudah mulai berjalan, ku lihat di jendela bus ayah yang sedang melambaikan tangannya kepada ku, melihat pengorbanan ayah , rasa nya aku mau menangis , tapi segera ku tahan air mata ini agar tidak jatuh.



*****

Setelah lomba selesai,saatnya kami pulang, skitar 10 kilometer lagi sebelum terminal, aku langsung menghubungi ayah untuk segera menjemputku.

Semua siswa di jemput oleh orang tuanya , dan termasuk aku yang di jemput oleh ayah naik motor butut itu lagi, tapi aku tetap bersyukur dengan karunia itu, karena dengan motor butut itu aku bisa diantar ayah kemanapun.

Setelah sampai dirumah ayah menceritakan bahwa sepulangnya mengantar aku ke terminal, motor ayah rusak dan terpaksa ayah harus mendoronnya sejauh 5 kilometer ke bengkel, mendengar itu aku jadi kasihan sama ayah yang telah susah karena aku, maafkan aku ayah karena telah merepotkan mu, aku berjanji akan membanggakanmu semampuku.

Hari ini hasil lomba itu keluar, dan alhamdulillah aku memperoleh peringkat lim besar dari 2060 orang peserta, dan aku langsung memberitahukannya kepada ayah.

“ Yah, aku dapat rangking lima dari 2060 peserta!” “ kamu serius ta?

‘ iya yah, aku serius dan besok aku akan pergi lomba lagi.

‘ Alhamdulillah nak, ayah bangga kepada mu, pengorbanan ayah tidak sia-sia.

*****



“ Ayah! Ayah di mana ? “ ayah di dapur ta, ada apa? “ Ayah lagi ngapain ? Tadi ayah ketemu batu ini di ladang kita, kayaknya ini batu akik deh lit,” coba lihat ya,! Ayah melihatkan batu yang di pegangnya kepadaku. “ Ya Allah aku tau ini Cuma batu biasa , ini bukan batu akik atau permata sekalipun, ( bisik ku dalam hati) “ “ itu beneran batu akik kak lit, dengan senang hati ayah bertanya itu padaku.”( Ya Allah aku nggak tau harus bilang apa, aku takut melukai hati dan perasaan ayah ,)

Aku nggak tau yah ini batu apa,! “Ya ampun lita ini batu akik , kamu nggak percaya, lihat deh warnanya bagus banget, warnanya putih lit”

Mungkin sekarang sedang musimnya batu akik, dan ayah jadi ikut-ikutan suka batu akik, walaupun hanya batu biasa ayah sudah senang karena telah punya batu akik.

“Ya Allah, jika nanti aku punya uang aku janji akan membelikan ayah batu akik yang bayak, aku akan membelikan kacamata baru untuk ayah, aku janji akan membuat ayah bangga.

Berikan kesehatan kepada ayah ku Ya Allah, jaga dia sebagaimana dia menjaga aku segenap jiwanya pada waktu kecil, aku sangat menyayanginya ! SELAMANYA!!!
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Contoh cerpen tentang super hero

0 komentar:

Post a Comment

Kepada para pembaca, jika ada sesuatu yang berkesan maka silahkan berkomentar